
MAKASSARMETRO – Forum penerimaan aspirasi DPRD Makassar kembali menerima keluhan masyarakat dari Aliansi Mahasiswa dan Mayarakat Tallo.

DPRD Makassar mendengarkan tuntutan terkait beberapa hal mengenai perusahaan Ekpedisi yang beroperasi di tengah Kota Makassar di Ruang Aspirasi DPRD Makassar, Jumat (19/72019).
Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Tallo menyatakan sikap di antaranya, untuk segera menutup semua aktivitas ekspedisi di wilayah Kecamatan Tallo. Pasalnya aktivitas ekspedisi dinilai mengganggu masyarakat sekitar.
Oleh karenanya, massa aksi mendesak anggota DPRD untuk menjalankan fungsi pengawasannya terkait perusahaan ekspedisi yang dinilai melanggar tersebut. Penertiban armada kendaraan ekspedisi yang melakukan aktivitas bongkar muat di bahu jalan juga dituntut massa aksi
Kordinator aksi, Akbar Muhammad mengungkapkan perusahaan ekpedisi telah lama meresahkan masyarakat sekitar khususnya masyarakat Tallo. Menurutnya, tidak sepatutnya aktivitas bongkar muat dilakukan di bahu jalan karena sangat membahayakan pengendara atau masyarakat sekitar.
Pihaknya, berharap DPRD dapat memfasifilitasi untuk melakukan rapat dengar pendapat dengan menghadirkan dinas-dinas terkait, tokoh masyarakat, dan khusunya pemilik perusahaan ekpedisi tersebut.
“Kami harap kepada anggota perwakilan rakyat untuk menindaki perusahaan-perusahaan ekspedisi yang melanggar. Apalagi ini telah menyebabkan kecelakaan pada salah satu masyarakat yang dikarenakan armadanya melakukan aktivitas di tangah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Komisi B DPRD Makassar, H. Yunus MJ mengatakan telah mengawal aspirasi terkait perusahaan ekspedisi ini sejak dirinya diamanahkan sebagai anggota DPRD Makassar.
Bahkan kata dia, DPRD telah sekian kali memberikan rekomendasi terkait penertiban dengan memberlakukan perwali yang telah dibuat.
“Akhir pertemuan pemerintah kota dengan pihak ekpedisi ini, kami memberikan jangka waktu maksimal 3 bulan untuk menertibkan aktivitas yang meresahkan warga ini,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo yang turut hadir menjemput aspirasi pengunjuk rasa menyebut sesegera mungkin akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat dengan stakeholder terkait. Dia meminta perwakilan pengunjuk rasa juga hadir pada rapar dengar pendapat (RDP)
“Kami akan mengagendakan rapat dengar pendapat terkait masalah ini paling lambat minggu depan. Kami akan menghadirkan pihak-pihak terkait seperti dinas-dinas, pemilik ekspedisi termasuk camat yang bersangkutan dan kami harap teman-teman hadir untuk mengungkapkan semua keluhan-keluhan dari teman-teman aliansi,” tutup politisi Partai NasDem ini.
Munafri-Aliyah Kompak Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Sabtu, 04 Juli 2026 16:10
Setelah 20 Tahun, Pasar Tumpah Jalan AMD Manggala Akhirnya Tertib
Kamis, 02 Juli 2026 19:11
Tokoh Pemuda di Gowa Serukan Petisi Desak Bupati Mundur
Kamis, 02 Juli 2026 14:13
Rakernas APEKSI 2026 Dibuka, Wamendagri Apresiasi Inovasi Pertumbuhan PAD Tingkat Kota
Kamis, 02 Juli 2026 12:35
Rakernas APEKSI 2026, Wali Kota Makassar Perkuat Sistem Ketahanan Bencana dan Stok Pangan
Rabu, 01 Juli 2026 21:55
Helmy Budiman Perkenalkan Makassar Eco Circular Hub sebagai Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Rabu, 01 Juli 2026 16:49
Pemkot Makassar Promosikan LONTARA+, UMKM, dan Pariwisata pada APEKSI 2026 di Medan
Selasa, 30 Juni 2026 21:52
Wali Kota Makassar Ingatkan Pengelola Dana BOS: Integritas Harga Mati
Senin, 29 Juni 2026 16:14