MAKASSARMETRO – Pemerintah kota Makassar siap mencarikan sekolah untuk anak-anak pengungsi dari Wamena. Bahkan jika kondisi Wamena pulih dalam waktu lama, pemerintah tetap menyekolahkannya secara gratis.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menginstruksikan langsung kepada Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk memfasilitasi para pengungsi dari Wamena soal pendidikan anak-anak mereka.

Plt Dinas Pendidikan Kota Makassar, Azis Hasan juga menegaskan kesiapannya membantu pendidikan anak-anak pengungsi. Dikatakan Azis, para pengungsi yang butuh bersekolah, akan langsung dicarikan sekolah untuknya belajar.
“Ada penyampaian pak wali supaya difasilitasi untuk dibantu mereka numpang belajar. Kita akan fasilitasi mereka itu dengan status numpang belajar sementara,” kata Azis.
Bahkan Azis menyebut, sudah ada satu anak yang ikut bersekolah di SMPN 5 Makassar. Sudah sekitar dua pekan lalu anak ini bersekolah di sana karena ada keluarganya yang tinggal di sekitar SMPN 5 Makassar.
“Sudah ada yang menghadap dan kita sudah ada satu orang kita fasilitasi di SMP 5. Sudah dua minggu dia belajar disana. Karena kita sistem Zonasi, ada keluarganya tinggal dekat situ, jadi kita tempatkan di situ,” jelas Azis.
Jika memang masih ada yang butuh fasilitas belajar, Azis menyarankan untuk menghadap langsung di pihaknya. Ia berjanji akan langsung mencarikannya sekolah yang berada di sekitar tempat tinggalnya.
Azis menambahkan, para pengungsi tak perlu repot mengurus surat-surat kepindahan. Karena status mereka sebagai pengungsi, jadi segala kemudahan akan coba diberikan oleh pemerintah.
“Kan sifatnya ndak permanen ki, dia numpang belajar. Dia pindah karena masalah, jadi ndak perlu surat pindah. Harus kita fasilitasi, daripada dia sudah hilang segala-galanya, baru kita persulit lagi,” ungkapnya.
Untuk berapa lama ia bisa bersekolah di Makassar, Azis menyebut pihaknya memberikan batas waktu. Dan jika ada yang memutuskan ingin menetap di Makassar, maka ia pun menyarankan untuk segera melaporkan kepada pihak Dinas Pendidikan.
“Kita tidak batasi waktunya, tidak tetapkan target begitu. Jadi kita tampung saja dulu. Mudah-mudahan cepat pulih kembali di daerah asalnya. Kalaupun ada yang ingin menetap, tentu ada perlakuan khusus. Melapor saja,” tutupnya.
Kanal Dipenuhi Sampah, Kecamatan Tamalate dan Mariso Turun Tangan Bersihkan
Selasa, 04 Agustus 2026 15:41
DPR RI Dorong Sampah Jadi Sumber Energi, Dukung Program Pemilahan Makassar
Selasa, 04 Agustus 2026 14:52
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
Senin, 03 Agustus 2026 20:30
Appi Tegaskan Komitmen Wujudkan Makassar Kota Ramah Anak di Hari Anak Nasional 2026
Minggu, 02 Agustus 2026 18:54
Pilah Sampah Berlaku 1 Agustus, DLH Makassar Beri Waktu Tiga Bulan Sebelum Terapkan Sanksi
Jumat, 31 Juli 2026 22:18
Wali Kota Makassar Tinjau Lokasi Kebakaran di Tallo Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Jumat, 31 Juli 2026 20:16
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
Jumat, 31 Juli 2026 11:12
TPA Tamangapa Hanya Terima Residu, Peneliti Sampah Perkotaan Ajak Warga Makassar Mulai Memilah
Kamis, 30 Juli 2026 17:55