somberena parlementa

Ketua DPRD Atur Alur Diskusi pada Rakor Kondisi Sosial Politik di Makassar

Senin, 25 November 2019 20:26 WITA Reporter : Makassarmetro
Ketua DPRD Atur Alur Diskusi pada Rakor Kondisi Sosial Politik di Makassar

MAKASSARMETRO – Pemerintah Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi Kondisi Sosial Politik Di Kota Makassar di ruang Pola Balaikota Makassar, Senin (25/11/2019).

Pj. Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menghadirkan Kapolda Sulselbar serta Forkopimda Kota Makassar dan Perwakilan Forkopimda Provinsi Sulsel, juga Rektor Perguruan Tinggi se-Kota Makassar.

Turut hadir pula Kapolrestabes Makassar dan Ketua Kejaksaan Negeri Makassar sebagai unsur Lembaga Daerah.

Sejumlah Petinggi Lembaga PT dan mahasiswa yang berperan aktif dalam perkembangan sosial poilitik di Kota Makassar, seperti Unhas, UMI, UIN Alauddin, UNM, dan Unismuh Makassar hadir memenuhi undangan.

Bertindak selaku Moderator dalam diskusi, Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo memberikan kesempatan beberapa perwakilan mahasiswa untuk mengungkapkan perkembangan sosial politik yang dirasakan, baik beberapa konflik yang melibatkan mahasiswa maupun kondisi sosial masyarakat Kota Makassar.

Sementara itu, kasus yang baru saja terjadi pun ikut terungkap dalam diskusi ini setelah Ketua DPRD Makassar mempersilakan sejumlah perwakilan pemerintah daerah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan untuk berbicara. Diantaranya, Perwakilan Pemda Kabupaten Luwu Raya, Kota Palopo, dan Kabupaten Bone secara berturut-turut.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe mengaku telah menangani dan menyelesaikan perkara yang melibatkan mahasiswa ataupun aktivis-aktivis kampus ini.

Menurutnya, konflik mahasiswa ini bukan hanya kali ini, tetapi pihaknya tidak dapat mempublikasikan keseluruhan perkara seperti ini demi menjaga citra baik dari Kota Makassar.

Sebagai argumen penutup, Iqbal Suhaeb berharap komunikasi ini bisa menjadi rutinitas seluruh stakeholder ataupun Forkopimda untuk menjaga Kota Makassar tetap kondusif.

“Dialog persuasif seperti ini harus sering dilakukan sebagai kontrol diri dan instrospeksi diri kita selaku warga kota makassar,” tutupnya.

Topik berita Terkait:
  1. DPRD Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca