somberena parlementa

Komisi C DPRD Makassar Temukan Hotel Mercure Cacat Administrasi

Senin, 02 Desember 2019 15:48 WITA Reporter : Makassarmetro
Komisi C DPRD Makassar Temukan Hotel Mercure Cacat Administrasi

MAKASSARMETRO – Komisi C DPRD Makassar menyikapi laporan
Warga tentang adanya indikasi mengenai legalitas perizinan dari Hotel Mercure.

Anggota Komisi C DPRD Makassar turun langsung untuk meninjau didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup A. Iskandar, Pihak Dinas Perhubungan, serta Kepala Bagian Hukum dari Pemerintah Kota Makassar Zulkiflie, di Jln. A.P Pettarani, Senin (2/12/2019).

Sidak kali ini terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hotel Mercure diduga tidak memiliki Amdal Lalin dan Amdal lingkungan.

Diterima langsung HRD Hotel Mercure, Anggun yang diminta untuk menunjukkan seluruh legalitas operasional hotel. Mengingat hotel ini beraktivitas di lingkungan Kota Makassar sehingga akan ditindaklanjuti oleh pemerintah kota.

Adanya kesalahan administrasi ini lantaran terdapat perbedaan nama perusahaan. Izin pada awalnya diajukan atas nama PT. Neo Telkom, namun justru berbeda dengan perusahaan yang menjalankan aktivitas.

Selaku Pimpinan Rombongan, Ketua Komisi C DPRD Makassar, Abdi Asmara mengungkapkan hasil dari sidak ini Komisi C akan mengeluarkan rekomendasi untuk meminta kepada Pemerintah Kota Makassar segera menangani kesalahan administrasi tersebut. Ini merupakan pelanggaran. Ia juga diminta untuk seluruh pihak menaati aturan.

“Saya kira, laporan dari masyarakat ini kita tindaklanjuti dan kita turun untuk melaksanakan sidak, dan hasilnya adalah kita mendapatkan Hotel Mercure ini cacat administrasi,” ujar Ketua Komisi C saat itu.

Ia juga menambahkan, temuan hari ini merupakan sebuah bentuk edukasi terhadap pengusaha agar taat dalam aturan yang berlaku.

Turut hadir Anggota Komisi C DPRD Makassar, H. Nasir Rurung (F-NIB), H. Muchlis A. Misbah (F-NIB), Anwar Faruq (F-PKS), A. Pahlevi (F-Gerindra), Arifin Dg. Kulle (F-Demokrat).

Topik berita Terkait:
  1. DPRD Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca