MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar, merepon soal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya yang menolak menerima pasien BPJS Kesehatan untuk mendapatkan layanan rawat inap.

Penolakan dialami salah seorang warga saat hendak memeriksa kesehatan, karena mengalami mual hebat dan sesak nafas, pada Rabu (7/5/2025) jelang tengah malam.

Merespon hal itu, Sekretaris Komisi D DPRD Makassar, dr. Fahrizal Husain Arrahman, menuturkan bahwa pihaknya sudah dengar klarifikasi dari Dinas Kesehatan, sekaligus Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Daya Makassar.
“Dan sebagai dokter yang pernah kerja di IGD rumah sakit. Memang masalah-masalah bergini sering terjadi, karena kurangnya informasi yang sampai di masyarakat,” jelas Fahrizal, kepada pedomanrakyat.com, Kamis (8/5/2025).
Khususnya, kata legislator Fraksi PKB Makassar, penyampaian dari pihak BPJS ke masyarakat mengenai penyakit-penyakit yang memeng bisa atau sesuai dengan kategori penanganan IGD.
“Kalau misalnya IGD menerima pasien yang bukan kategori IGD, itu tidak akan terklaim di BPJS, sehingga tidak akan dibyar oleh BPJS,” terangnya.
Kendati demikian kata dia, dokter dan perawat atau tenaga medis jang harus menyampaikan dengan sopan dan manusiawi ke pasien atau masyarakat.
“Karena psikis orang sakit dan pengantarnya itu beda dengan orang normal sehingga harus disampaikanlah dengan baik-baik, sehingga tidak ada kesalahpahaman lagi,” tegas dr. Ical sapaan akrab Fahrizal.
Lebih lanjut, politisi Partai PKB Makassar ini juga mengungkapkan kemungkinan akan memanggil pihak terkait untuk mengklarifikasi langsung persoalan tersebut.
“InsyaAllah saya akan bicarakan dulu dengan Ketua komisi D, stelah pulang dari perjalanan dinas ini,” pungkasnya. (*)
Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik
Senin, 27 April 2026 21:07
Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Tinjau Jumat Bersih di Dua Kecamatan
Jumat, 24 April 2026 20:38
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Kamis, 23 April 2026 19:32
Gebrakan Munafri: Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, dan Setop Pengadaan Randis Baru
Kamis, 23 April 2026 11:02
Wali Kota Munafri Konsultasi ke Pusat, PSEL Antang Masuk Tahap Lanjutan
Rabu, 22 April 2026 21:37
Benchmark ke Blok M, Munafri Siapkan Transformasi Pasar Sentral Makassar Jadi Pusat Ekonomi Modern
Selasa, 21 April 2026 23:03
Stop Pungutan, Munafri Ancam Copot Kepsek di Makassar yang Gelar Perpisahan Berbayar
Selasa, 21 April 2026 11:22