MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk tidak melakukan rekrutmen pegawai secara diam-diam, khususnya bagi tenaga Laskar Pelangi. Pihaknya bakal memanggil pihak pemerintah Kota Makassar.

Ketua DPRD Makassar, Supratman, mengungkapkan pihaknya menerima informasi bahwa Pemkot kembali merekrut sejumlah tenaga honorer di beberapa instansi. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi membebani anggaran daerah yang sudah terbatas.

“Kami menerima laporan terkait hal ini. Oleh karena itu, kami meminta Pemkot Makassar untuk menghentikan langkah tersebut, karena akan menambah beban anggaran daerah,” tegas Supratman.
Legislator Partai Nasdem ini menambahkan bahwa saat ini beberapa pegawai Laskar Pelangi telah berhasil diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dengan demikian, anggaran yang tersedia seharusnya dialokasikan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai yang sudah ada.
“Kami mendesak Pemkot Makassar untuk lebih transparan dalam proses rekrutmen pegawai dan memastikan prioritas anggaran diberikan untuk kesejahteraan pegawai yang sudah ada,” katanya.
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya Pemkot mempertimbangkan dampak kebijakan ini terhadap stabilitas anggaran daerah. Pihaknya akan terus memantau perkembangan guna memastikan kebijakan yang diambil benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Dalam waktu dekat, kami akan menggelar rapat khusus di DPRD untuk mencegah penggunaan anggaran yang tidak tepat oleh Pemkot Makassar,” ujar Supratman.
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar, Ruslan Mahmud, juga turut menyoroti kebijakan perekrutan pegawai, dimana kebijakan semacam ini harus direncanakan dengan matang dan dibahas bersama DPRD agar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan daerah.
“Kami akan terus memantau dan mengawasi langkah Pemkot untuk memastikan kebijakan ini tidak merugikan masyarakat,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan pentingnya evaluasi terhadap sistem rekrutmen di Pemkot Makassar. “Jika ada pegawai yang dibutuhkan, lakukan seleksi secara terbuka, adil, dan berdasarkan kebutuhan yang nyata. Jangan sampai kebijakan ini menjadi beban jangka panjang bagi daerah,” tuturnya. (*)
Job Fit Kepala OPD Makassar Dimulai, 40 Pejabat Jalani Wawancara dan Rekam Jejak
Rabu, 19 Agustus 2026 21:27
1.547 Lowongan Tersedia, Pemkot Makassar Perluas Akses Kerja Lewat Job Fair 2026
Rabu, 19 Agustus 2026 16:00
Lontara Plus Makin Lengkap, Pemkot Integrasikan Dukcapil, PBB Online dan Makassar Move
Senin, 17 Agustus 2026 19:35
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Appi Tekankan Pemerintah Jadi Pelayan Masyarakat
Senin, 17 Agustus 2026 19:32
DLH Makassar Gelar Jelajah Sampah Titik ke-13 Digelar di Biringkanaya
Minggu, 16 Agustus 2026 21:03
Munafri Pastikan Pemkot Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Makassar Bergerak Lewat Donasi
Rabu, 12 Agustus 2026 20:29
Ketua PP Makassar Erwin Hatta Tutup Usia, ARW hingga Danny Pomanto Sampaikan Belasungkawa
Rabu, 12 Agustus 2026 19:35
Pemkot Makassar Tata Ulang Titik Reklame, Target PAD Naik dan Wajah Kota Tetap Estetik
Senin, 10 Agustus 2026 22:03